Kembali ke Daftar Blog

Tips Menghadapi Kenaikan Harga BBM bagi Pengusaha Travel

25 Januari 2026| Oleh: Admin TranvaStrategi Bisnis
Tips Menghadapi Kenaikan Harga BBM bagi Pengusaha Travel

Strategi efisiensi operasional tanpa harus mengorbankan kualitas layanan kepada penumpang.

Fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) adalah variabel yang paling sulit dikontrol dalam bisnis transportasi.

Kenaikan harga BBM seringkali menjadi beban berat yang bisa menggerus margin keuntungan jika tidak dikelola dengan strategi efisiensi yang cerdas.

Namun, menaikkan harga tiket secara drastis juga berisiko membuat penumpang beralih ke moda transportasi lain.


Strategi pertama adalah optimasi rute.

Pastikan setiap perjalanan memiliki keterisian kursi minimal 80%.

Di sinilah peran penting agen untuk memastikan tidak ada mobil yang jalan dengan banyak kursi kosong.

Penggabungan rute (route pooling) bisa menjadi solusi agar operasional lebih efisien.

Semakin padat keterisian penumpang dalam satu kali jalan, semakin kecil beban biaya BBM yang ditanggung per kepala penumpang.

Kedua, terapkan teknik eco-driving secara konsisten.

Edukasi driver untuk tidak melakukan akselerasi dan pengereman mendadak yang membuang-buang energi secara percuma.

Perawatan mesin yang rutin, seperti penggantian busi, pembersihan injektor, dan menjaga tekanan ban, terbukti dapat menghemat konsumsi BBM hingga 10-15%.

Hal-hal kecil ini jika diakumulasikan dalam satu bulan akan memberikan penghematan yang sangat signifikan.


Tranva terus berinovasi dalam sistem algoritma pencocokan penumpang untuk membantu mitra meminimalkan jarak jemputan yang tidak perlu.

Dengan teknologi dan manajemen operasional yang tepat, kenaikan harga BBM bisa dihadapi tanpa perlu kepanikan berlebih, sehingga bisnis travel Anda tetap berkelanjutan dan menguntungkan dalam jangka panjang.