Mencegah nyeri punggung dan masalah saraf terjepit akibat duduk terlalu lama di balik kemudi.
Menjadi driver travel berarti menghabiskan waktu 8 hingga 12 jam sehari di posisi duduk yang sama.
Jika tidak diperhatikan, kebiasaan ini dapat menyebabkan masalah serius pada tulang belakang, mulai dari nyeri pinggang kronis hingga risiko saraf terjepit (HNP).
Kesehatan fisik adalah aset terpenting bagi seorang driver untuk tetap produktif.
Aturlah posisi kursi mobil Anda secara ergonomis.
Pastikan punggung menempel sempurna pada sandaran dan lutut tidak terlalu menekuk saat menginjak pedal.
Gunakan bantal tambahan untuk menyangga bagian pinggang (lumbar support) guna menjaga kelengkungan alami tulang belakang.
Selain itu, pastikan posisi setir tidak terlalu jauh agar bahu Anda tidak terus-menerus tegang saat mengemudi.
Melakukan peregangan singkat setiap 2-3 jam sangatlah wajib.
Saat berhenti di rest area atau SPBU, luangkan waktu 5 menit untuk berdiri, berjalan kaki, dan melakukan gerakan peregangan pada leher, bahu, dan pinggang.
Gerakan sederhana ini membantu melancarkan kembali aliran darah yang terhambat akibat duduk terlalu lama dan mengurangi ketegangan otot yang menumpuk.
Jangan lupa untuk memenuhi asupan air putih yang cukup untuk menjaga hidrasi diskus antar tulang belakang.
Hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman berenergi atau kopi secara berlebihan tanpa diimbangi air mineral.
Ingatlah bahwa karier Anda sebagai driver sangat bergantung pada kondisi fisik Anda.
Rawatlah tubuh Anda dengan baik sebagaimana Anda merawat mesin mobil Anda.
